Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
29 oktober 2008 04:27
Malam Anugerah Sagang 2008
Pengaruhnya Mulai Meretas di Rantau Asean
Asisten I Setdaprov Riau Said Hasyim menyerahkan Anugerah Sagang
kepada seniman/budayawan pilihan Sagang 2008 Fakhrunnas MA Jabbar,
Selasa (29/10) tadi malam.
Pekanbaru- Ribuan hadirin menjadi saksi konsistensi Yayasan Sagang dalam memberikan apresiasi dan penghargaan atas kerja kebudayaan, terkhusus kesusasteraan di Bumi Lancang Kuning. Bertempat di Hotel Ibis Pekanbaru, Selasa (28/10) tadi malam menjadi puncak Malam Anugerah Sagang, tujuh perorangan dan lembaga yang dinilai memiliki dedikasi dan kredibilitas mengembangkan kebudayaan Melayu menerima penghargaan budaya yang dinilai paling konsisten di tanah air tersebut.
Ketua Dewan Pendiri Yayasan Sagang yang juga CEO Riau Pos Group Rida K Liamsi dalam pidato pengantarnya memaparkan, bahwa eksistensi Anugerah Sagang tak lagi tersekat pada wilayah geografis Riau sebagai provinsi, melainkan sudah mencair menyeberangi samudera, menguap bersama hembusan angin dan kini mulai menjadi permbicangan di tingkan nasional, bahkan di tingkat rumpun Asean, terkhusus di Malaysia dan Singapura.
Selama 13 tahun, lanjut Rida, Yayasan Sagang hadir dalam memberikan apresiasi atas kerja budaya, di tengah-tengah kecenderungan pihak lain mulai mengabaikan aspek yang mengedepankan akal budi kemanusiaan tersebut. "Kerja konsisten Yayasan Sagang selama tigabelas tahun ini telah membuahkan hasil dengan mulai dibincangkannya kegiatan ini di tingkat nasional, bahkan sampai rantau Asean, khususnya di Malaysia dan Singapura," papar Rida.
Sementara itu Gubernur Riau Wan Abubakar dalam pidato resmi yang dibacakan Asisten I Setdaprov Riau Said Hasyim menyampaikan penghargaan tak terhingga kepada Yayasan Sagang yang telah terbukti berada di garda terdepan dalam melestarikan sekaligus mengembangkan kebudayaan Melayu. "Yayasan Sagang sebagai sebuah institusi telah terbukti memiliki keseriusan dan konsistensi dalam melestarikan sekaligus mengembangkan kebudayaan Melayu. Ini merupakan prestasi mulia yang patut kita semua banggakan," puji gubernur.
Sebelum penyampaian pidato gubernur, terlebih dahulu dilakukan prosesi penyerahan Anugerah Sagang kepada tujuh perorangan dan lembaga dalam tujuh kategori berbeda. Mereka adalah Seniman/Budayawan pilihan Sagang 2008, Fakhrunnas MA Jabbar, kategori Buku Pilihan Sagang yang diberikan kepada Syair Siak Sri Indrapura Dar Al-Salam Al-Qiyam karya SPN Drs Ahmad Darmawi MAg. Kategori Non-Buku Pilihan Sagang diberikan kepada “Topeng Mak Yong” (lukisan) karya Emmy Kadir. Kategori Institusi/Lembaga Pilihan Sagang yang diberikan kepada Radio Soreram 95,1 FM, Pekanbaru. Kategori Anugerah Serantau Pilihan Sagang diberikan kepada Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu Jokjakarta. Sedangkan Anugerah Jurnalistik Budaya Pilihan Sagang yang diberikan kepada Melihat Tradisi Budaya Pacu Jalur di Teluk Kuantan: Menjual Ayam Mengeram, karya wartawan Riau Pos Purnimasari. Terakhir kategori Penelitian Budaya Pilihan Sagang, diberikan kepada ”Khazanah Kerajinan Melayu Riau” karya Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Riau.***(mad)