Pantun tuah pengantin berisi nasehat dan pesan untuk mengarungi kehidupan berumah tangga yang penuh liku-liku. Pantun ini dilantunkan dalam satu rangkaian prosesi di hari persidangan, bersempena dengan khutbah atau ceramah yang disampaikan oleh pemuka agama saat memberikan pesan-pesan dan nasehat.
Pantun tuah pengantin ini memuat pesan-pesan bijak dan nasehat-nasehat yang baik, di antaranya ialah: pantun tuah pengantin agar menjalani hidup dengan bijaksana, pantun tuah pengantin agar saling berkasih-sayang, pantun tuah pengantin agar hidup saling setia, dan pantun tuah pengantin untuk tidak berpoligami.