Dari sejumlah sumber, kata resensi berasal dari bahasa Belanda (recensie) sepadan dengan review (bahasa Inggris) yang semuanya bersumber dari bahasa Latin, revidere (re = kembali dan videre = melihat). Pengertian “melihat kembali” meluas menjadi “mengatakan kembali” secara tertulis tentang pengalaman yang dirasakan seorang pembaca terhadap sebuah karya (buku) secara objektif. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2000), resensi berarti hasil pembahasan dan penilaian terhadap sebuah buku. Jadi, arti resensi mengarah kepada mengulas secara singkat, memberi penilaian, mengungkap, membahas, membandingkan, atau mengkritik sebuah buku.
Secara umum, resensi buku bertujuan memberikan informasi dan pemahaman tentang apa yang tampak dan terungkap pada sebuah buku, mengajak pembaca untuk memikirkan permasalahan dalam buku, dan memberi pertimbangan kepada pembaca apakah sebuah buku (fikni atau nonfiksi) layak mendapat sambutan dari masyarakat. Sebagai sebuah rubrik di media massa, ada pula istilah selain resensi buku yang memiliki kesamaan maksud dan tujuan, yakni tinjauan buku, ulasan buku, timbangan buku, pembicaraan buku, bedah buku, dan lain-lain.
Dalam konteks MelayuOnline.com, resensi buku berarti memberikan penilaian, mengungkap, membahas, atau mengkritik buku-buku tentang kemelayuan dan kebudayaan secara umum dengan maksud memberikan informasi isi buku kepada masyarakat luas, baik dalam bahasa Indonesia, Inggris, ataupun Perancis. Tujuan resensi buku di MelayuOnline.com antara lain, memberikan informasi dan pemahaman tentang apa yang diungkapkan dalam buku-buku kemelayuan, memberikan pertimbangan kepada pembaca apakah sebuah buku tentang kemelayuan layak mendapat sambutan, dan mengajak pembaca untuk memikirkan, merenungkan, dan mendiskusikan problema yang muncul dalam buku tentang kemelayuan dan kebudayaan secara umum.
 | 16 desember 2010 00:07 Judul Buku : Folklor Indonesia Penulis : James Danandjaja Penerbit:Pustaka Utama Grafiti, JakartaCetakan:Ketiga, 1991Tebal:xii + 239 halamanUkuran:14, 1 x 19, 9 cm Mungkin Anda akan muak ketika menonton tayangan televisi berupa sinetron yang mengungkap legenda kampung terten... detail... » |
 | 16 desember 2010 00:07 Judul Buku : Manusia dan Kebudayaan Indonesia Penulis : Koentjaraningrat dkk Penerbit:Djambatan, JakartaCetakan:Keenam belas, 1997Tebal:viii + 396 halamanUkuran:14 x 20 cm Era 90-an, istilah “suku terasing” merupakan istilah yang banyak diberitakan di media masa melalui ... detail... » |
 | 21 desember 2010 00:07 Judul Buku : Upacara Adat dan Kesenian Khas pada Masyarakat Melayu Kayong Kabupaten Ketapang Penulis : Lisyawati Nurcahyani, dkk Penerbit:Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional, PontianakCetakan:2007Tebal:viii + 69 halamanUkuran:14, 5 x 20 cm Suku Melayu Kayong jug... detail... » |
 | 21 desember 2010 00:07 Judul Buku : Alat Muzik Tradisional Brunei Penulis : Hajah Kaipah Binti Abdullah Penerbit:Dewan Bahasa dan Pustaka, Brunei DarussalamCetakan:Kedua, 2002Tebal:xiv + 78 halamanUkuran:15 x 22, 6 cm Alat muzik (Indonesia: musik) tradisional adalah alat kesenian yang ti... detail... » |
 | 23 desember 2010 00:07 Judul Buku : Sejarah Kota Putussibau Penulis : Karel Juniardi Penerbit:Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional, PontianakCetakan:2008Tebal:xvi + 35 halamanUkuran:14, 5 x 20, 5 cm Di negeri ini masih banyak kota-kota yang berbatasan dengan negara tetangga seperti M... detail... » |
 | 24 januari 2011 00:07 Judul Buku : Sejarah Kota Tarakan Penulis : Juniar Purba Penerbit:Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional PontianakCetakan:2008Tebal:ix + 50 halaman Ukuran:14, 5 x 20, 5 cm Jika Anda membaca sejarah sebuah kota di negeri ini, mungkin Anda akan menemukan sebuah kenyataan yang membuat sakit hati. Sakit hati ka... detail... » |