Selasa, 26 Mei 2026   |   Arbia', 9 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 703
Hari ini : 15.327
Kemarin : 23.907
Minggu kemarin : 221.971
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Ensiklopedi Melayu

Page  < 1 2 3 4

Ensiklopedi Melayu

Ensiklopedi berasal dari bahasa Yunani yang berarti ‘pengetahuan serba aneka’. Pada sebuah ensiklopedi biasanya dipaparkan secara ringkas mengenai istilah-istilah tertentu yang berkaitan dengan sejarah, budaya, politik, maupun konsep-konsep relasi sosial dalam sebuah masyarakat. Tujuan sebuah ensiklopedi adalah menyajikan pengetahuan secara mudah, ringkas, dengan cakupan tema bahasan yang cukup luas.

Ensiklopedi MelayuOnline.com memaparkan segala peristilahan atau konsep-konsep yang menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat Melayu di seluruh dunia. Ensiklopedi Melayu mencakup berbagai hal dalam kebudayaan Melayu, seperti adat istiadat, ritual, pengobatan tradisional, kesenian, peralatan dan senjata, mata pencaharian, seni bina (arsitektur), bahasa dan sastra, kerajaan, tokoh, hingga hukum adat dan konsep-konsep yang berkenaan dengan pandangan hidup.

Ensiklopedi MelayuOnline.com disusun menurut abjad (bukan tema). Hal ini untuk memudahkan para pembaca memperoleh informasi secara cepat dengan cara melacak pada istilah atau konsep dalam kebudayaan Melayu. Misalnya untuk mengetahui ritual “Adat Pahe”, senjata khas Melayu “Badik”, alat musik “Didong”, perahu “Jukung”, dan lain sebagainya, pembaca cukup menelusuri abjad pertamanya.



Tari Gandrung

Tari Gandrung merupakan suatu tarian yang kini berkembang di tiga daerah, yaitu Banyuwangi, Bali, dan Lombok. Meskipun memiliki kemiripan, Tari Gandrung di ketiga daerah ini memiliki ciri khas tersendiri yang tidak dimiliki di daerah yang lain. Gandrung dalam pemahaman masyarakat Lombok, khususnya masyarakat Sasak, adalah nama suatu pertunjukan yang dilakukan oleh seorang penari wanita yang diiringi ...

Tongkat

Wakil batin yang sekaligus juga menguasai Hutan Tanah Wilayat. Dalam keadaan tertentu Tongkat bisa menggantikan posisi batin. Batin merupakan pemimpin suatu suku. Sedikitnya terdapat dua daerah yang menggunakan istilah batin, yaitu di daerah Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau dan Kabupaten Siak, Provinsi Riau. (Tunggul Tauladan/ensi/01/01-2010) Daftar Bacaan: ...

Tombo

Tombo dapat dipahami sebagai sejarah atas asal-usul Hutan Tanah Wilayat. Tombo juga mengandung tunjuk ajar, yaitu petuah dan nasehat yang berisi nilai-nilai kebudayaan masyarakat, rujukan hukum adat, dan falsafah yang diwariskan secara turun-temurun. Karena isinya tersebut, tombo menjadi sangat penting dan diwariskan secara turun-temurun lewat tradisi lisan (sastra lisan), yang ...

Tukang Nyanyi Panjang

Tukang Nyanyi Panjang atau penutur merupakan tokoh sentral dari pertunjukan seni Nyanyi Panjang  dalam masyarakat Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Penutur memainkan peranan yang sangat penting pada saat pertunjukan Nyanyi Panjang digelar, yaitu bukan saja sebagai Tukang Nyanyi Panjang, tetapi juga sebagai penggubah, penyanyi, dan pencipta. Selain itu, Tukang Nyanyi ...

Tapasai

Diperkirakan, kata “tapasai” merupakan asal kata dari “Pasai”. Kata “tapasai” digunakan untuk merujuk pada penamaan Kerajaan Samudera Pasai yang merupakan salah satu pemerintahan terbesar yang pernah berdiri di bumi Nanggroe Aceh Darussalam. Slamet Mujana (2005) dalam bukunya yang berjudul Runtuhnya Kerajaan Hindu-Jawa dan Timbulnya Negara-negara Islam di Nusantara menerangkan bahwa istilah ...
Page  < 1 2 3 4